Mudah, Begini Cara Membuat File ISO

ppdb-batam.id – Begini Cara Membuat File ISO, Beberapa pembaca mungkin familiar dengan file gambar atau lebih familiar dengan file ISO dengan ekstensi .iso. Jadi bagaimana Anda membuat file ISO?

Pada dasarnya, file ISO adalah salinan arsip CD atau DVD. File ISO adalah wadah yang dapat menyimpan banyak file di dalamnya. Secara umum, file ISO berguna untuk membuat cadangan data dan mencegah kerusakan data.

Ada banyak alasan mengapa orang memilih untuk menggunakan file ISO. Memiliki jenis file ini memudahkan kita untuk menyimpan file. Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi membawa CD atau DVD yang rawan terbentur dan mudah rusak.

File ISO juga dapat berfungsi sebagai pengganti driver DVD aplikasi. Tidak hanya program, bahkan untuk menginstal sistem operasi, Anda dapat menggunakan file ISO.

Pada kesempatan kali ini, admins udah merangkup penjelasn dari situs ppklkemenkop.id dan akan memberikan informasi tentang cara membuat file image atau file ISO.

Mudah, Begini Cara Membuat File ISO

Mudah, Begini Cara Membuat File ISO

Metode pertama, menggunakan alat PowerISO

Sama seperti formatnya, Anda dapat menggunakan PowerISO untuk membuat file ISO. Ini adalah aplikasi atau perangkat lunak populer untuk membuat file ISO. Itulah caranya.

  1. Jika komputer Anda tidak memiliki PowerISO, Anda dapat menginstalnya terlebih dahulu.
  2. Kemudian buka PowerISO.
  3. Untuk membuat file ISO DVD, klik menu File > New > Data CD/DVD Image, lalu pilih Data CD/DVD. Cara cepat adalah dengan mengklik menu dropdown baru (panel berbentuk segitiga terbalik) dan kemudian pilih Data CD/DVD.
  4. Selanjutnya, masukkan semua file yang ingin Anda gabungkan dengan mengklik Add (gambar CD dengan tanda plus hijau).
  5. Kemudian pilih file dan klik Add. Anda dapat memilih beberapa file secara langsung.
  6. Setelah memasukkan semua file, ubah alokasi ruang disk. Klik menu Ukuran Disk di sudut kanan bawah jendela.
  7. Pilih ukuran disk yang sesuai. Pastikan cukup untuk menampung semua file yang Anda sertakan.
  8. Jika sudah, klik icon Save (gambar floppy disk) untuk menyimpan.
  9. Setelah jendela Save As muncul, pilih lokasi penyimpanan pada kolom Save in:, kemudian atur nama file (File name 🙂 dan pada kolom Save as type: pilih Standard ISO Images (*.iso). Kemudian klik Simpan.
  10. Tunggu beberapa saat hingga proses penyimpanan selesai dan finalisasi file ISO.

Metode kedua, menggunakan luka bakar apa pun

Selain PowerISO, Anda juga dapat menggunakan AnyBurn. Ini juga merupakan aplikasi pihak ketiga yang dapat Anda gunakan untuk membuat file ISO. Itulah caranya.

  1. Pertama instal AnyBurn di komputer Anda. Anda dapat mengunduh instalasi dari situs web AnyBurn atau melalui tautan berikut http://www.anyburn.com/.
  2. Kemudian luncurkan AnyBurn untuk mulai membuat file gambar. Klik Buat file gambar dari file/folder.
  3. Selanjutnya, klik Tambah (ikon plus hijau). Kemudian pilih file dan folder yang ingin Anda gabungkan.
  4. Jika sudah, klik menu properties (di sebelah menu Add/Remove) untuk mengkonfigurasi file ISO yang ingin Anda buat.
  5. Setelah jendela Image Properties muncul, klik tab General Menu. Tetapkan tag sesuai dengan nama file ISO dan buat pengaturan seperti yang ditunjukkan di bawah ini. Jika sudah, klik OK.
  6. Kemudian klik Next dan Anda akan masuk ke jendela save.
  7. Tentukan lokasi dan nama file di Select image file name: dan pastikan bagian Select image file type: berisi gambar standar ISO (.ISO). Setelah selesai, klik Buat Sekarang.

Metode ketiga, menggunakan ImgBurn

Selain dua cara di atas, Anda juga bisa menggunakan ImgBurn. Aplikasi ini juga banyak digunakan oleh para teknisi IT sebagai alternatif pembuatan file ISO. Berikut adalah detail tentang cara melakukannya.

  1. Unduh dan instal ImgBurn di komputer Anda. Anda bisa mendapatkan file instalasi dari website ImgBurn atau melalui link berikut https://www.imgburn.com/.
  2. Kemudian luncurkan ImgBurn dan klik Buat file gambar dari file/folder.
  3. Selanjutnya klik icon folder kecil yang ada kaca pembesar di kolom Source. Kemudian pilih file yang ingin Anda buat ISO.
  4. Jika sudah, klik icon folder kecil dengan kaca pembesar (bawah) di kolom tujuan.
  5. Selanjutnya, klik tab Daftar Stiker di jendela kanan. Tetapkan nama file di bidang ISO9660:.
  6. Setelah selesai, klik Buat dengan ikon folder panah dan lihat file ISO. Tunggu beberapa saat hingga proses penyimpanan selesai.